Aceh – Papua Saudara, Penguatan Pendidikan Jadi Kunci Pembangunan Kedua Daerah

Fadly P.B

Aceh – Papua Saudara, Penguatan Pendidikan Jadi Kunci Pembangunan Kedua Daerah
Foto: Istimewa
Ukuran teks

Jakarta – Ketua Jaringan Advokasi Indonesia (JARI) yang juga tokoh Aceh, Safaruddin SH MH, mengadakan pertemuan dengan tokoh Papua, Pdt Lipiyus Biniluk, Kamis (15/10/2026) di sebuah cafe di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut dibahas permasalahan yang dihadapi kedua daerah berstatus Otonomi Khusus (Otsus) di Indonesia tersebut, terutama masalah penguatan pendidikan bagi generasi muda.

“ Kami memandang penguatan pendidikan menjadi kunci utama dalam pembangunan bangsa, terkhusus di Papua,” ujar Safaruddin dibenarkan Lipius Biniluk.

“ Aceh dan Papua adalah saudara dan perlu kerja sama dalam penguatan SDM kedua daerah,” sambung Safaruddin yang juga mahasiswa S3 Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Safaruddin menyebutkan jumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Aceh sekarang ini adalah 14 unit. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menegerikan kampus-kampus, termasuk yang berada di kabupaten.

“ Di Papua juga penegerian dan pendirian perguruan tinggi dalam jumlah yang memadai sesuai dengan luas wilayahnya,” kata Safaruddin yang juga Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

Pdt Lipius Biniluk meminta perhatian dari semua pihak untuk membantu pembangunan pendidikan bermutu di Papua, terutama sekolah vokasi.

Ketua JARI Safaruddin berencana mengunjungi Papua guna melakukan pemetaan potensi SDM Papua untuk kemudian dilatih dan diberdayakan melalui JARI.

“ Kami punya keinginan untuk membuka Kantor JARI Perwakilan Papua yang dikelola oleh generasi muda Papua sendiri,” ujar Safar yang juga Ketua Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Wilayah Aceh.

“ JARI berkeinginan bekerjasama dengan Universitas Cenderawasih (Uncen), khususnya Fakultas Hukum untuk mempersiapkan calon advokat dari Papua,” kata Safaruddin.

“ Kampus Uncen adalah produsen sarjana di tanah Papua. Kita harus memakai sarjana-sarjana lokal itu untuk membangun negeri,” ujar Safaruddin didamping akademisi UIN Ar-Raniry, Hasan Basri M. Nur PhD.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks ›

Berita Terkini

Indeks ›
Aceh
Indeks