Aceh Utara – Sekolah Dasar Negeri 1 Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, memprioritaskan penguatan literasi dan numerasi setelah mengevaluasi penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Hasil evaluasi yang merujuk pada Rapor Pendidikan 2025 menunjukkan karakter menjadi aspek dengan capaian terbaik, sementara kemampuan literasi dan numerasi masih perlu ditingkatkan.
Evaluasi yang dilaksanakan, rabu (21/10/2026) itu menjadi dasar sekolah untuk memetakan persoalan pembelajaran, mengidentifikasi praktik baik, serta menyusun langkah pembenahan sesuai kebutuhan peserta didik.
Kepala SDN 1 Tanah Pasir, Aliati, mengatakan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan berbagai pihak dan pelaksanaan program yang konsisten. Sekolah, kata dia, berupaya memperkuat kemampuan membaca, pemahaman matematika, serta pembentukan karakter murid melalui penerapan SPMI.
“Untuk SDN 1 Tanah Pasir, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan yang cukup tinggi terhadap kemajuan sekolah. Semoga ke depan sekolah semakin bermutu, cerdas literasi, kuat numerasi, dan jago karakter melalui implementasi sekolah model SPMI,” ujar Aliati.
Membiasakan Siswa Membaca
Di bidang literasi, sekolah menaruh perhatian pada kemampuan murid memahami teks formal, sastra, dan informasi. Kemampuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelancaran membaca, tetapi juga kecakapan menemukan informasi penting, memahami makna bacaan, dan menarik kesimpulan.
Untuk memperkuat kemampuan itu, sekolah merencanakan kegiatan membaca selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Pojok baca juga akan disediakan di setiap kelas, disertai penjadwalan kunjungan perpustakaan bagi seluruh kelas.
Pelaksanaan program tersebut membutuhkan keterlibatan guru, terutama dalam membangun kebiasaan membaca dan mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid.
Peningkatan kompetensi pendidik juga menjadi bagian dari pembenahan. Upaya itu dapat dilakukan melalui pelatihan, diskusi dalam komunitas belajar, belajar mandiri, serta pemanfaatan berbagai sumber pembelajaran.
Numerasi Diperkuat melalui Pembelajaran Kontekstual
Selain literasi, kemampuan numerasi menjadi perhatian dalam evaluasi mutu pendidikan. Materi yang perlu diperkuat mencakup geometri, bilangan dan aljabar, serta data dan ketidakpastian.
Pembelajaran diarahkan agar murid tidak sekadar menghafal rumus, tetapi memahami konsep matematika dan mampu menggunakannya untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari.
Dalam materi geometri, misalnya, guru dapat menghubungkan konsep bentuk dan ukuran dengan benda-benda di lingkungan sekitar. Pendekatan tersebut diharapkan membantu murid memahami materi secara lebih konkret.
Penguatan numerasi juga menuntut metode pembelajaran yang mendorong siswa berpikir logis, mencoba berbagai cara penyelesaian, dan menjelaskan alasan di balik jawaban mereka.
SPMI Menjadi Dasar Pembenahan
Penerapan SPMI dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, refleksi, pembenahan, serta monitoring dan evaluasi. Melalui proses tersebut, sekolah diharapkan dapat menentukan prioritas perbaikan berdasarkan data, bukan sekadar menjalankan program rutin.
Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bahan penyusunan rekomendasi dan tindak lanjut bersama pengawas, termasuk pembinaan guru secara berkelanjutan. Pelaksanaan program juga perlu dipantau agar sekolah dapat mengukur perkembangan kemampuan murid dan menyesuaikan strategi pembelajaran.
Di sisi lain, SDN 1 Tanah Pasir tetap menempatkan pembentukan karakter dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari arah pengembangan sekolah.
Visi sekolah tersebut mencakup pembentukan peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, disiplin, berprestasi, berbudaya, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Visi itu dijalankan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, pembelajaran aktif dan kreatif yang berpusat pada peserta didik, serta penciptaan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, sehat, aman, dan nyaman.
Aliati berharap upaya peningkatan mutu pendidikan tidak berhenti di lingkungan sekolahnya, tetapi berkembang di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.
“ Semoga Aceh Utara bangkit serentak dalam semua ruang geraknya,” katanya.
Evaluasi SPMI di SDN 1 Tanah Pasir menjadi pijakan untuk mempertahankan capaian karakter sekaligus membenahi aspek literasi dan numerasi. Konsistensi pelaksanaan program, peningkatan kompetensi guru, dan evaluasi berkala akan menentukan sejauh mana langkah tersebut berdampak pada kualitas pembelajaran.
