Toilet SDN 5 Dewantara Disorot, Kotoran Berserakan dan Sejumlah Fasilitas Rusak

Fadly P.B

Toilet SDN 5 Dewantara Disorot, Kotoran Berserakan dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Foto: Kondisi Toilet
Ukuran teks

Aceh Utara – Bau menyengat menyambut dari sekitar pintu toilet Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Dewantara, Aceh Utara, Selasa, 29 September 2026. Kondisi itu membuat siapa pun yang melintas di sekitar lokasi harus menutup hidung rapat-rapat.

Di depan pintu toilet sekolah, terlihat kotoran manusia berserakan. Ironisnya, pintu toilet tersebut dalam keadaan terkunci rapat. Sementara beberapa fasilitas toilet lainnya tampak mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas sanitasi di lingkungan sekolah. Sebab, toilet bukan sekadar pelengkap bangunan sekolah. Ia merupakan bagian penting dari lingkungan belajar yang berkaitan langsung dengan kebersihan dan kenyamanan siswa.
Sekolah semestinya menjadi ruang yang bersih dan sehat.

Lingkungan yang terawat dapat membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman sekaligus menanamkan kebiasaan hidup bersih kepada anak-anak sejak dini.

Dalam pengelolaan sekolah, kepala sekolah memiliki tanggung jawab manajerial untuk memastikan fasilitas pendukung pembelajaran dapat digunakan dan dirawat dengan baik.

Termasuk memastikan ketersediaan sarana kebersihan, air bersih, sabun cuci tangan, tempat sampah, serta pengawasan terhadap kebersihan lingkungan sekolah.

Persoalannya kemudian sederhana, tetapi penting: bagaimana kondisi toilet tersebut bisa sampai pada keadaan seperti itu?.

Apakah toilet memang tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan? Jika demikian, sejak kapan kerusakan terjadi dan apakah sudah dilaporkan untuk diperbaiki? Lalu, bagaimana mekanisme pembersihan toilet dan lingkungan sekolah selama ini?.

Pertanyaan lain juga menyangkut pengelolaan anggaran sekolah. Pemerintah setiap tahun menyalurkan dana operasional pendidikan melalui berbagai skema, termasuk Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP/BOS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, kondisi toilet yang kotor dan sejumlah fasilitas yang rusak tidak dengan sendirinya membuktikan adanya penyalahgunaan anggaran. Karena itu, diperlukan penjelasan dari pihak sekolah mengenai perawatan fasilitas, penggunaan anggaran terkait kebersihan dan pemeliharaan, serta kendala yang dihadapi.

Kebersihan sekolah pada akhirnya bukan hanya perkara bau atau kotoran yang terlihat di depan pintu toilet. Lebih jauh, ia menyentuh bagaimana sebuah institusi pendidikan merawat ruang tempat anak-anak belajar setiap hari.

Jika fasilitas dasar seperti toilet tidak terawat, persoalannya bukan semata soal kebersihan. Ada pertanyaan tentang pengawasan, pemeliharaan, dan tanggung jawab bersama yang patut dijelaskan kepada publik.

Kepala Sekolah Belum Memberikan Keterangan

Media ini telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala SDN 5 Dewantara, Yusra, terkait kondisi toilet tersebut, termasuk penyebab kerusakan, mekanisme pembersihan, serta langkah yang akan dilakukan pihak sekolah.

Konfirmasi dilakukan melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini ditulis, pesan yang dikirim telah menunjukkan tanda centang dua, namun belum mendapatkan respons atau keterangan resmi dari yang bersangkutan.

Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui sambungan telepon. Namun, hingga berita ini ditulis, panggilan tersebut belum terhubung sehingga belum diperoleh penjelasan langsung dari Kepala SDN 5 Dewantara.

Media ini tetap membuka ruang bagi Kepala SDN 5 Dewantara maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan, klarifikasi, atau hak jawab atas pemberitaan ini.

Ruang tersebut disediakan sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip keberimbangan, sesuai dengan Undang-Undang Pers, dan Kode Etik Jurnalistik.

Sebab, sekolah yang baik bukan hanya tempat anak belajar membaca dan berhitung. Ia juga tempat mereka belajar bahwa kebersihan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari pendidikan itu sendiri.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks ›

Berita Terkini

Indeks ›
Aceh
Indeks