‎Catut Nama Media dan Foto Istri di TikTok, Wartawan Kompasakses Siap Laporkan Akun Palsu ke Polda Aceh ‎

Fadly P.B

‎Catut Nama Media dan Foto Istri di TikTok, Wartawan Kompasakses Siap Laporkan Akun Palsu ke Polda Aceh ‎
Foto: Screenshot Akun Tiktok Bodong
Ukuran teks

Aceh – Layar telepon genggam itu menampilkan wajah Muhammad Amin. Di sebelahnya, tertera logo dan nama Kompasakses.com. Namun, ada yang janggal di balik bilah linimasa TikTok tersebut. Wajah Amin bukan sedang melaporkan berita di lapangan, melainkan menjadi topeng bagi sebuah akun bayangan yang beroperasi tanpa izin.

‎Bagi Amin, wartawan sekaligus pengelola akun resmi media siber tersebut, kemunculan akun kloningan itu bukan sekadar lelucon digital yang mengusik kenyamanan. Pencatutan ini telah merambah wilayah privat, tatkala algoritma media sosial turut menyeret potret sang istri ke dalam pusaran konten yang tak pernah mereka restui.

‎” Saya tegaskan bahwa akun tersebut bukan akun TikTok resmi Kompasakses.com,” ujar Amin dengan nada suara bergetar menahan geram, Sabtu, 29 Agustus 2026.

‎” Saya tidak pernah memberikan izin kepada pihak mana pun untuk menggunakan nama media maupun foto saya untuk kepentingan seperti itu.

‎Di era ketika batas antara informasi valid dan manipulasi digital semakin tipis, pembajakan identitas institusi pers menjelma menjadi teror baru.

‎Publik digiring pada disinformasi, sementara integritas ruang redaksi dipertaruhkan oleh tangan-tangan anonim di balik layar peladen.

‎Langkah tegas pun disiapkan. Amin tidak ingin polemik ini berlarut-larut dalam ketidakpastian ruang siber.

‎Ia memberikan tenggat waktu bagi sang pemilik akun siluman untuk segera melenyapkan seluruh jejak digital yang mencatut nama media serta keluarganya.

‎Tak ada ruang kompromi bagi pelanggaran yang mencederai marwah jurnalistik ini. Jika iktikad baik tersebut diabaikan, meja penyidik di Kepolisian Daerah (Polda Aceh) akan menjadi tujuan berikutnya.

‎” Kalau pernyataan ini tidak diindahkan, saya akan menempuh jalur hukum untuk mencari tahu siapa pemilik akun tersebut,” ucapnya menandaskan.

‎Di tengah gelombang informasi yang kerap kehilangan verifikasi, manajemen Kompasakses.com melalui Amin mengeluarkan seruan terbuka kepada masyarakat luas. Warga diminta untuk tidak mudah terkecoh oleh muslihat akun-akun tiruan yang memanfaatkan kredibilitas media demi motif yang belum terang.

‎” Kami meminta masyarakat jangan mudah percaya terhadap akun yang mencatut nama Kompasakses.com. Akun resmi dan pemberitaan kami dapat dibedakan dari akun yang tidak memiliki hubungan dengan media kami,” pungkasnya.

Ponsel mungkin bisa dimatikan dan akun siluman sewaktu-waktu bisa dihapus. Tetapi jejak digital di dunia siber meninggalkan rekam jejak. Kini, bola panas berada di tangan si pemilik akun: memilih menghapus konten atau bersiap menghadapi meja hijau di Mapolda Aceh.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks
Aceh
Indeks