Jakarta – 31/7. Ketua Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI), Safaruddin, memberikan apresiasi kepada Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang di pimpin oleh Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, S.I.K, atas dedikasi yang tinggi dalam memberantas narkoba di Indonesia.
JARI mencatat beberapa prestasi besar Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri dalam mengungkap jaringan narkotika internasional dan domestik, termasuk penyitaan ratusan kilogram sabu lintas negara, penggagalan modus ekstrem penyelundupan, serta perolehan penghargaan dari organisasi kepabeanan dunia Pengungkapan Kasus Besar dan Jaringan Internasional, seperti membongkar penyelundupan besar narkotika jenis sabu seberat 325 kg di wilayah Lhokseumawe, Aceh.
pada Juni 2026, menggagalkan c(10,8 kg sabu dan cartridge etomidate), Pelabuhan Bakauheni (12,2 kg sabu), serta pengungkapan jaringan Malaysia yang membawa 47,4 kg sabu dan 15 kg ketamin, dan mengungkap modus ekstrem perut, yaitu modus baru dan ekstrem di mana barang disembunyikan didalam perut melalui anus untuk mengelabui petugas bandara, yang dikembangkan hingga ke Sumbawa, NTB
” apresiasi ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap Pemberantasan Narkoba yang dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, kami mencatat beberapa kasus besar jaringan narkotika internasional dan domestik yang diungkap oleh Ditresnarkoba Bareskrim Polri seperti jaringan narkotika internasional dan domestik, pengungkapan jaringan Malaysia yang membawa 47,4 kg sabu dan 15 kg ketamin, dan mengungkap modus ekstrem perut dan membongkar penyelundupan besar narkotika jenis sabu seberat 325 kg di wilayah Lhokseumawe, Aceh, dari penindakan ini telah menyelamatkan ribuan generasi bangsa Indonesia dari bahaya Narkoba”, terang Safar.
Komitmen Ditresnarkoba Bareskrim dalam memberantas tindak pidana narkoba yang tidak pandang bulu bahkan perwira polisi aktif pun ditindak tegas jika melanggar hukum semakin menumbuhkan kepercayaan publik kepada Polri dalam memberantas tindak pidana Narkoba.
” Kami juga melihat komitmen Ditresnarkoba yang tidak memberikan perlakuan khusus atau impunitas bagi personel internal yang terlibat, sudah banyak anggota Polisi yang terlibat ditindak dengan tegas tanpa pandang bulu dan jabatan, bahkan beberapa perwira juga telah ditindak secara hukum, dan ini menjadi prasangka baik dari masyarakat kepada Polri dalam memberantas tindak pidana Narkoba.”
Direktur Direktorat Tindak Pidana Narkoba, Brigjen Eko Hadi Santoso, S.I.K, berterima kasih atas dukungan dari Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia terhadap Direktorat Tindak Pidana Narkoba, dan dukungan dari publik ini menjadi semangat kami bersama seluruh rakyat Indonesia dalam memberantas Narkoba,
“ Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia, bersama seluruh rakyat Indonesia bersama kita perangi Narkoba yang merusak bangsa dan Negara, saya atas perintah Pimpinan Polri akan selalu siap untuk melaksanakan tugas dalam pencegahan, penyelidikan, dan pemberantasan tindak pidana penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di Indonesia.”
Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, beberapa waktu lalu melalui akun media sosial IG nya menyampaikan dukungan terhadap Direktorat Narkoba Bareskrim Polri. Komisi III DPR juga mendorong Pemerintah agar memberikan dukungan terhadap penguatan SDM dan anggaran dalam upaya pemberantasan tindak pidana Narkoba.
” Komisi III DPR RI sangat mendukung Direktorat Narkoba Bareskrim Polri dalam menindak tindak pidana Narkoba dan mengejar aliran Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dan Pemerintah juga kami harap turut memberikan dukungan untuk penguatan SDM dan Anggaran Oprasional Penindakan Pidana Narkoba”, tegas Nasir dalam video singkatnya tersebut yang di unggah pada 11/6 lalu.
